Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbandingan Free Tier Google Cloud, Amazone (AWS), dan Alibaba Cloud


Cloud computing semakin hari semakin dibutuhkan, karena kebutuhan manusia yang mobile dan cendenrung ingin simple. Cloud computing ini tidak membutuhkan banyak perangkat, hanya menyewa perangkat virtual yang ada di cloud yang bisa diakses dari mana saja baik via PC, Smartphone, dan tablet. Tentu saja hal ini mendorong orang-orang yang membutuhkan untuk menyediakan itu semua. Cloud computing ini membutuhkan ruang yang disebut VPS atau virtual Privat Server. VPS ini merupakan sebuah PC virtual yang bisa terletak di mana saja serperti Singapore, Amerika, dan masih banyak lokasi lainnya. Kita bisa mengakses VPS itu dari mana saja dan kapan saja.

Kebutuhan yang menggunakan VPS banyak sekali mulai dari Hosting, Penyimpanan atau Drive, Mining, bot, dan masih banyak lainnya. Ada banyak penyedia VPS sangat kompetitif, seperti Amazone Web Service (AWS), Google Cloud Platform (GCP), Microsoft Azure, Alibaba Cloud, Digital Ocean, Huawei Cloud, Dewa Web, dan Masih banyak yang lainnya. Penyedia VPS sendiri menyediakan banyak pilihan OS mulai dari berbagai macam linux, dan all varian Windows.

Pada pembahasan kali ini saya akan membahas, perbandingan VPS yang sudah pernah saya pakai yaitu Google Cloud, AWS, dan Alibaba Cloud.

No. Service Amazone (AWS) Google Cloud Alibaba Cloud
1 Virtual Server Amazon EC2 Compute Engine Alibaba ECS
2 Lokasi Banyak di AS, Eropa dan Asia plus satu di Amerika Selatan Amerika, Eropa, Asia Pasifik 2 in the US, 1 in Europe, Multiple in Asia, including lots in China and some exclusive to Alibaba Cloud
3 Sistem operasi Windows Server + Multiple Linux distributions Multiple Linux, FreeBSD, NetBSD, Microsoft Windows Windows Server + Multiple Linux distributions
4 Penyimpanan Penyimpanan terintegrasi menggunakan Amazon S3, Elastic Block Store atau Elastic File System Satu API untuk seluruh kelas penyimpanan, Skalabel hingga beberapa exabyte data, Dirancang untuk memiliki ketahanan 99,99%, Ketersediaan sangat tinggi di seluruh kelas penyimpanan, Waktu ke byte pertama dalam milidetik, Listingan yang sangat konsisten Layanan Penyimpanan Objek Terpadu, Penyimpanan Blok Elastis dan Penyimpanan Terlampir Jaringan
5 Database Amazon Dynamo DB, Amazon Redshift Cloud SQL, Cloud Firestore, Firebase Realtime Database, Cloud Memorystore untuk Redis, Engine App untuk MemcacheD, Mengelola beban kerja Oracle® dengan Google Cloud Partners, Cloud Bigtable, SAP on Google Cloud Penawaran payung yang dikelola Redis, MongoDB, MySQL, SQL Server dan PostreSQL. AsparaDB, HybridDB, PolarDB (segera hadir)
6 Ekstra Elastic Beanstalk memungkinkan Anda membuat aplikasi web dengan cepat. Banyak integrasi dengan semua layanan web Amazon lainnya. Dokumentasi dalam jumlah besar. Google cloud menggunakan chip AI yang disebut TPU yang dapat menjalankan TensorFlow dan AI Library lainnya. Kecepatan dan kinerja cukup cepat dibandingkan dengan layanan serupa lainnya. Platform data Peta Scale pemenang penghargaan MaxCompute, basis data Terkelola yang menawarkan untuk setiap jenis data yang mungkin, konsol Plesk Admin disediakan secara gratis. Perlindungan DDoS gratis untuk semua titik akhir publik.
7 Waktu Uji Coba 12 bulan 12 bulan 30 hari


Dari ketiga layanan cloud tersebut saya sendiri lebih menyukai AWS karena jarang sekali terjadi down untuk versi uji cobanya dengan spesifikasi minimal, untuk google cloud sendiri waktu yang singkat mudah down dengan sepsifikasi minimal. Akan tetapi Google cloud sendiri tidak dibatasi dalam menentukan spesifikasinya. Beda dengan AWS yang sudah terpaket untuk versi uji cobanya.

Post a Comment for "Perbandingan Free Tier Google Cloud, Amazone (AWS), dan Alibaba Cloud"